![]() |
| Dekan Fakultas Pertanian, Ibu Siti Khairani, S.S.T., M.Agr. |
SUMATERA UTARA — Antusiasme mahasiswa Fakultas Pertanian terlihat dalam kegiatan kunjungan edukatif ke Kebun Satu Sampai Lima Farm milik Bapak Dedy Kurniawan, S.P., M.Agr. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Fakultas Pertanian menghadirkan pengalaman pembelajaran yang lebih kontekstual dengan mempertemukan mahasiswa secara langsung dengan praktik pertanian di lapangan.
Kunjungan tersebut diinisiasi oleh Fakultas Pertanian sebagai sarana bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, menambah pengalaman praktis, sekaligus memahami secara lebih dekat penerapan ilmu pertanian yang diperoleh selama perkuliahan.
Kegiatan ini turut didampingi oleh Dekan Fakultas Pertanian, Ibu Siti Khairani, S.S.T., M.Agr. Kehadiran pimpinan fakultas menunjukkan komitmen dalam mendorong kegiatan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori di ruang kelas, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar melalui pengalaman nyata.
Belajar Pertanian dari Lapangan
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa berkesempatan melihat secara langsung aktivitas dan pengelolaan usaha pertanian di Kebun Satu Sampai Lima Farm. Interaksi dengan lingkungan pertanian memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori akademik dengan kondisi dan tantangan yang dihadapi dalam praktik di lapangan.
Kegiatan seperti ini dinilai penting bagi mahasiswa Fakultas Pertanian karena dapat membangun pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dunia pertanian, mulai dari proses budidaya, pengelolaan lahan, hingga bagaimana sebuah usaha pertanian dikembangkan secara produktif dan berkelanjutan.
Antusiasme mahasiswa tampak dari keaktifan mereka selama kegiatan berlangsung. Mahasiswa tidak hanya mengikuti rangkaian kunjungan, tetapi juga menunjukkan ketertarikan melalui pengamatan, diskusi, dan interaksi selama berada di lokasi.
Mendorong Mahasiswa Lebih Dekat dengan Dunia Pertanian
Kunjungan ke Kebun Satu Sampai Lima Farm diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam membangun pola pikir yang lebih aplikatif dan inovatif. Dunia pertanian saat ini tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga kreativitas, kemampuan manajerial, pemanfaatan teknologi, serta jiwa kewirausahaan.
Melalui kegiatan pembelajaran di luar kampus seperti ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami bahwa sektor pertanian memiliki peluang yang luas untuk dikembangkan menjadi usaha produktif sekaligus memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi dan ketahanan pangan.
Fakultas Pertanian berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan akademik yang mampu memperkuat keterhubungan antara teori, praktik, dan kebutuhan dunia kerja. Kegiatan kunjungan lapangan menjadi salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut.
Membangun Generasi Pertanian yang Kompeten dan Berdaya Saing
Kegiatan di Kebun Satu Sampai Lima Farm bukan sekadar kunjungan, tetapi menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung dari dunia pertanian.
Dengan semakin sering terlibat dalam kegiatan lapangan, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi, membangun jejaring, serta menumbuhkan keberanian untuk menjadi generasi muda yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha di sektor pertanian.
Fakultas Pertanian berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pelaku usaha, praktisi, dan mitra strategis di bidang pertanian.
Dari ruang kelas menuju lahan pertanian, mahasiswa belajar bahwa masa depan pertanian tidak hanya untuk dipelajari, tetapi juga untuk dikembangkan dan diwujudkan.(Red).



